Eyang subur dengan 9 istri


Hasil dari kemunafikan  bangsa !

 

Catat! Eyang Subur Ngaku Siap Ceraikan 4 Istrinya

Mahardian Prawira Bhisma – detikhot

Kamis, 04/04/2013 08:04 WIB

Jakarta – Eyang Subur yang memiliki delapan istri dianggap telah melanggar undang-undang perkawinan. Ormas Front Pembela Islam (FPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga berpendapat demikian dan meminta Subur untuk menceraikan beberapa istrinya.

Menurut juru bicara Subur, Habib Soleh Mukhtar, Eyang Subur kini siap menceraikan empat istrinya. Catat!

“Habib katakan ‘Eyang siap nggak?’ Eyang siap menceraikan,” ungkap Soleh saat ditemui di kediaman Subur, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2013) malam.

“Karena Eyang punya istri delapan dan siap menceraikan karena di Islam itu nggak boleh istrinya lebih empat. Karena Eyang ini sudah keluar dari ajaran syariat jadi wajib menceraikan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Soleh menegaskan dirinya bukan pembela Subur. Lantas apa alasan Soleh datang ke kediaman Subur dan menjadi jubir sang paranormal?

“Saya datang ke sini katakan Eyang yang keluar dari syariat dan ia keluar dari ajaran syariat Islam, dia punya istri delapan dia siap menceraikan. Saya bukan membela dan bukan pembela Eyang Subur tapi karena Eyang keluar dari ajaran syariat Al Quran,” katanya.

(kmb/kmb)

MUI: Eyang Subur Punya 8 Istri Itu Melanggar Undang-undang Perkawinan

Komario Bahar – detikhot

Selasa, 02/04/2013 11:38 WIB

Eyang Subur di antara wanita (Mauludi/detikhot)
Jakarta – Gara-gara Adi Bing Slamet, Eyang Subur jadi bahan pembicaraan banyak pihak. Tak kurang dari ormas Front Pembela Islam (FPI) pun mengomentari, terutama soal 8 istri yang dimiliki Subur.

Menurut FPI, punya 8 istri itu sesat. Kini, giliran Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengomentari hal yang sama. Ketua MUI KH Amidhan Saberah mengatakan, tindakan Subur yang menikahi delapan wanita itu melanggar undang-undang perkawinan.

“Dia (Subur) jelas melanggar hukum dan undang-undang perkawinan, itu jelas,” ungkap Amdihan saat berbincang dengan detikHOT, Selasa (2/4/2013).

Meski melanggar, menurut Amidhan, hal itu tak serta merta bisa menetapkan Subur termasuk sesat. “Soal ajarannya sesat kan belum bisa dikatakan seperti itu jarena harus investigasi dahulu dan itu tidak mudah,” jelas Amidhan.

“Ketika bicara sesat, harus ada fatwanya jadi tidak sembarangan,” tambahnya mempertegas.

MUI dan FPI memang ikut ‘nimbrung’ di perseteruan Adi Bing Slamet dan Eyang Subur. Adi melaporkan Subur ke FPI dan MUI terkait kesesatan sang mantan guru.

Artis serbabisa itu juga sudah berkonsultasi ke Polda Metro Jaya tekait masalah tersebut. Namun hingga kini Subur melalui pengacara dan pernyataan tertulisnya membantah telah menyebarkan aliran sesat.

Namun di sisi lain, Subur mengakui memiliki delapan istri. Salah satunya adalah mantan istri aktor Septian Dwi Cahyo.

Eyang Subur Juga Mengadu ke MUI

Mahardian Prawira Bhisma – detikhot

Selasa, 02/04/2013 16:19 WIB

Subur dan pernyataan tertulisnya
Jakarta – Setelah Adi Bing Slamet mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengadu soal Eyang Subur, kini pihak Subur pun melakukan hal yang sama. Pengacara Subur, Ramdan Alamsyah mendatangi kantor MUI di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2013) sore.

Kedatangan Ramdan ditemani oleh Habib Soleh Al Mukhdar. Mereka juga menyerahkan kepada MUI untuk menengahi perseteruan Subur dengan Adi.

“Kami datang ke sini meminta kepada MUI untuk diinvestigasi apa yang dikatakan bahwa Eyang Subur ini ajaran sesat, jadi kami meminta kepada MUI untuk investigasi, atau memanggil Eyang Subur kami siap,” tutur Soleh ditemui di lokasi.

Ramdan menambahkan, dengan datangnya pihak Subur ke MUI, ia berharap semua masalah menjadi jelas dan tak berlarut-larut. Menurut Ramdan, memang hanya MUI yang berhak melabeli sesat-tidaknya ajaran Subur.

“Perlu ditegaskan bahwa sekali lagi hanya lembaga MUI yang berhak menyatakan setiap individu atau kelompok golongan itu sesat atau tidak. Tidak boleh satu orang pun, saya atau habib memvonis siapapun, menyatakan orang itu sesat, orang itu mengajarkan aliran yang bertentangan dengan Islam,” tutur Ramdan.

“Harus ada fatwa, artinya kita minta kepada pihak Adi Bing Slamet stop mengatakan apa yang dikatakan dia sebelum-sebelumnya,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Ramdan juga membantah langkah pihaknya ke MUI sebagai bentuk pencitraan. “Bukan sama sekali, jadi tolong kami bukan mencari pencitraan ke MUI, kami meminta MUI untuk investigasi dan kalau toh Eyang Subur siap datang ke MUI kami tidak keluar dari sana,” tegas Ramdan

About these ads

Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *

*
*

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: