Klub Laki-laki Antipoligami Diluncurkan


Koalisi Laki-laki Anti Poligami Tandingi Klub Poligami

Minggu, 01 November 2009 | 19:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta –  Berdirinya koalisi laki-laki anti poligami bertujuan menunjukkan bahwa ada kaum lelaki yang menganut paham monogami.

“Tidak semua laki-laki setuju dan mengamini poligami,” ujar anggota Koalisi Laki-Laki Anti Poligami yang menjadi moderator di Facebook Klub Antipoligami Wawan Suwandi dalam konferensi pers di Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Anti Kekerasan, Jakarta, Ahad (1/11).

Sejak satu pekan diluncurkan, klub ini sudah menjaring 240 anggota baik perempuan maupun laki-laki. Tapi untuk kegiatan lapangannya, Wawan menjelaskan, maka dideklarasikanlah Koalisi Laki-Laki Menolak Poligami. “Ada sepuluh orang lelaki yang menginisiasi koalisi ini,” jelasnya.

Sikap poligami, menurutnya, justru bentuk perendahan martabat lelaki. “Lelaki dilabelkan sebagai manusia yang tidak bisa memanajemen syahwatnya,” jelas Wawan.

Koalisi juga berniat mengukuhkan keputusan Mahkamah Konstitusi tentang aturan poligami dalam UU Perkawinan (UU No.1/1974). “UU harusnya bukan lagi memperketat poligami, melainkan harus melarang,” tegasnya. Karena sebagian besar poligami, Wawan melanjutkan, justru mengakibatkan kekerasan, diskriminasi dan pencideraan terhadap nilai-nilai manusia terutama pada perempuan.

Wawan yang juga anggota Jurnal Perempuan, menilai sudah terlalu banyak aturan yang melemahkan peran perempuan mulai dari Peraturan Daerah, tidak ketatnya UU Perkawinan hingga yang baru, yakni lahirnya UU Anti Pornografi dan Pornoaksi. “Kalau poligami ini semarak kembali, tambah sengsara nasib perempuan,” imbuhnya.

Maka momen saat ini, dirasa Wawan, tepat untuk mendeklarasikan Koalisi sebagai penyeimbang Klub Poligami yang baru saja lahir di Bandung. “Laki-laki juga peduli monogami,” imbuhnya. Nantinya gerakan koalisi akan menyebarluaskan kampanye anti poligami dan bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum untuk advokasi UU Perkawinan Koalisi Laki-Laki Anti Poligami Tandingi Klub Poligami

+++

Detik.com

Penolakan atas poligami dilontarkan sejumlah kalangan. Bila Anda bagian dari yang tidak setuju, ada baiknya ikut klub antipoligami ini. Kali ini klub antipoligami dimotori pihak laki-laki.

“Kami bikin admin facebook antipoligami. Ini bagus buat membuat jaringan, diskusi dan merespon klub poligami yang marak akhir-akhir ini,” kata Fauzi, dari Koalisi Laki-laki Menolak Poligami (Kolmi) di kantor Kontras, Jl Borobudur 14, Minggu (1/11/2009).

Ada sejumlah alasan bagi yang menolak, sebanyak argumen yang mendukung poligami. Bagi yang antipoligami, penolakan itu didasari upaya menyelamatkan harkat perempuan. Selain itu, poligami selalu berkait dengan kemunduran kualitas
keluarga dan memasuki lingkaran kemiskinan.

“Ini bukan untuk gaya-gayaan. Tetapi ini untuk menyelamatkan perempuan, keluarga. Banyak studi, poligami lebih dekat dengan kemiskinan,” imbuhnya.

Saat diluncurkan satu minggu lalu, respon pengguna facebook cukup tinggi. 246 facebook-er langsung bergabung dengan bebagai tanggapan.

“Banyak yang mencibir juga. Tetapi banyak yang mendukung. Justru ini bagusnya menjadi diskusi yang menarik,” pungkasnya.

4 Comments

  1. Posted November 2, 2009 at 8:59 am | Permalink

    percuma… hanya buang2 waktu dan tenaga. kodrat laki2 dan perempuan tidak sama. bagaimana solusinya jika pada saatnya nanti perbandingan laki dan perempuan 1:25 ?? mau dikemanain kaum perempuan? mereka butuh laki2 ini buat kebaikan semua… renungkanlah….

  2. Posted November 2, 2009 at 9:06 am | Permalink

    kick my ass if you can.
    loe orang pada anti poligami, tapi setuju untuk menggunakan wts, tai loe semua… nggak pantes idup loe semua, trace me if u can ass hole

  3. BUNBUNA
    Posted November 2, 2009 at 11:14 am | Permalink

    dari pada buat kawin dan kawin lagi, mendingan dana ngurusun keluarga ke 2 , 3 atau ke 4 buat nyekolahin anaknya setinggi mungkin biar indonesia maju, bikin usaha buat napung tenaga kerja. Naikin gaji pembantu biar gak usah jadi TKW di luar negri jadi sebenernya banyak deh kalo mau mikir selain syahwat.

  4. BIJI
    Posted November 5, 2009 at 5:30 am | Permalink

    bukan klub antipoligami tapi klub suami2 takut istri, beraninya sama wts (lanjutin comment @1)


Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *

*
*

%d blogger menyukai ini: