Mahfud MD Dukung Pelarangan Nikah Siri


Minggu, 14/02/2010 14:00 WIB
Mahfud MD Dukung Pelarangan Nikah Siri
Lia Harahap – detikNews

Jakarta – Praktik nikah siri di Indonesia kerap dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Nikah secara agama ini kadang merugikan pihak wanita karena tidak jelas status hukumnya. Oleh karenanya pemerintah berencana melarang nikah siri.

Rencana pemerintah yang tertuang dalam RUU Peradilan Agama ini didukung oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

“Di Indonesia dilarang oleh UU untuk menjaga akibat buruk korban-korbannya. Menurut saya pelarangan itu tidak melanggar agama,” kata Mahfud.

Hal tersebut dia ucapkan di sela-sela pertemuan Alumni Universiats Islam Indonesia (UII) di Kantor Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (14/2/2010).

“Saya setuju karena soal pernikahan fiqih dan fiqih adalah buatan manusia berdasarkan waktu dan tempatnya,” imbuhnya.

Menurut Mahfud, praktek nikah siri selama ini kebanyakan dijadikan para lelaki untuk melampiaskan hasrat seksual belaka.

“Saya sangat setuju kalau pelaku pernikahan siri dipidana. Anak-anak terlantar, istri pertama tidak diakui. Istri hanya dijadikan pemuasan seksual,” alasan Mahfud.

Tafsir ulama kan berbeda-beda? “Ya karena berbeda-beda itu kita boleh milih tafsirannya yang mana, kalau ditanya ke saya, saya ikut nikah siri harus diatur UU,” pungkasnya.

+++
Jumat, 27/02/2009 15:59 WIB
Nikah Siri Terancam Bui 3 Bulan & Denda Rp 5 Juta
Niken Widya Yunita – detikNews

Jakarta – Departemen Agama (Depag) sudah menyerahkan RUU Peradilan Agama Tentang Perkawinan yang membahas nikah siri, poligami dan kawin kontrak kepada Presiden SBY. Dalam RUU tersebut jika melakukan nikah siri akan dipidanakan.

“Ada kurungan maksimal 3 bulan dan denda maksimal 5 juta,” ujar Direktur Bimas Islam Depag Nasaruddin Umar kepada detikcom, Jumat (27/2/2009).

Menurut Nasaruddin, sanksi juga berlaku bagi pihak yang mengawinkan atau yang dikawinkan secara nikah siri, poligami, maupun nikah kontrak.

Nasaruddin menambahkan, nikah siri, poligami dan kawin kontrak dipidanakan karena banyak pihak yang dirugikan atas pernikahan ini. “Yang dirugikan kebanyakan perempuannya,” kata dia.
(nik/iy)

+++++

Jumat, 27/02/2009 15:44 WIB
Depag Tunggu Jawaban SBY Soal Hukum Nikah Siri
Niken Widya Yunita – detikNews

Jakarta – Rancangan Undang Undang (RUU) Peradilan Agama Tentang Perkawinan yang membahas nikah siri, poligami dan kawin kontrak sudah berada di tangan Setneg. Departemen Agama (Depag) masih menunggu jawaban Presiden SBY atas RUU tersebut.

“Yang jelas sudah di Setneg. Kita belum tahu disetujui presiden atau tidak,” ujar Direktur Bimas Islam Depag Nasaruddin Umar kepada detikcom, Jumat (27/2/2009).

Menurut Nasaruddin, RUU diharapkan akan segera dibawa ke DPR. RUU sudah dibahas sejak tahun lalu. “Saya juga nggak tahu terakhir perkembangannya,” imbuh Nasaruddin.

Nasaruddin menjelaskan, isi RUU itu juga akan memperketat tentang nikah siri, kawin kontrak dan poligami. Namun soal ahli waris dalam perkawinan Islam masih belum dibahas.

“Ahli waris belum dibahas,” tegasnya. (nik/iy)

Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *

*
*

%d blogger menyukai ini: