Hello Tertarik Poligami


Sabtu, 27 Februari 2010 | 08:17 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com — Ternyata, Widi (vokal), Gavet (keyboard), Gani (gitar), Prima (bas), dan Dedi (drum) dari band Hello tertarik kepada poligami. Tapi, bukan untuk melakukannya, melainkan untuk menjadikannya tema lagu baru mereka.

“Pas buka internet, banyak kasus poligami, aku ngambil kutipannya saja. Satu cinta berdiri untuk dua orang itu sulit,” jelas Gavet, yang bersama teman-temannya meluncurkan album baru Hello, Dua Cincin, di Jakarta, 25 Februari 2010.

Menjadikan fenomena poligami tema lagu “Dua Cincin”, single pertama album baru Hello, disadari oleh Gavet akan mengundang reaksi dari para penyuka Hello. Tapi, tekan Gavet, yang mencipta lagu tersebut,”Jadi ini bukan pro dan kontra, tapi suatu gambaran tentang hal yang sulit sekali.”

Kata Gavet, ia mencipta “Dua Cincin” dengan mengalir. “Lagu ini saya bikin mengalir dari gitar akustik, aransemennya juga mengalir, saya biarkan bermain dengan melodi nada,” jabarnya.

Hasilnya berupa sebuah lagu mellow dan sendu. Jelas, ini bertolak belakang dengan beberapa hit Hello sebelumnya yang cenderung groovy. “Di sini memang ada faktor industri musik, ada faktor ekonomi juga, karena ini pengaruh industri juga. Jadi, saya bikin musik sesuai dengan musik yang sedang disukai,” terang Gavet. “Selain karena pasar, kami pengin tema itu sampai. Kami berusaha sesederhana mungkin,” tambahnya.

Ditekankanoleh Widi, bukan tanpa alasan Hello menekan ego bermusik mereka. “Ini fenomena yang cukup populer. Kami mau. Tujuan kami adalah agar masyarakat fokus ke liriknya, biar aransemen ngikut aja,” tutup Widi. (C7-09)

Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *

*
*

%d blogger menyukai ini: