Air Mata Teh Ninih Sambut Hari Kartini


Air Mata Teh Ninih Sambut Hari Kartini
20 Apr 2011
Berita Kota Headline
SIDANG PERTAMA CERAI AA GYM

Ninih Muthmainnah dan RA Kartini sama-sama merasakan sakitnya dimadu. Wanita yang akrab disapa Teh Ninih itu kini tegar menghadapi sidang cerai dengan KH Abdullah Gymnastiar.

SIDANG gugatan cerai dai kondang yang dikenal dengan nama Aa Gym terhadap Teh Ninih itu mulai digelar di Pengadilan Agama (FA) Bandung, Selasa (19/4). Meski tak dihadiri Aa Gvm, karena umrah bersama istri keduanya. Alfarini Eridani (Teh Rini), tapisidang yang hanya berselang dua hari sebelum peringatan Hari Kartini itu tetap digelar dan menyita perhatian publik di Kota Kembang.

Teh Ninih juga tak hadir. Meski dikabarkan tawakal menerima semua ini, tapi hati Teh Ninih bisa dipastikan kini berke ping-keping menerima gugatana dari pria yang telah memberinya tujuh anak dalam rumah tangga selama 2-4 tahun itu.

Poligami jadi pemicu

Dalam sidang kemarin terungkap, sejak Aa Gym memutuskan untuk berpoUgami, keharmonisan bahtera rumah tangga pasangan ini mulai goyah. Perbedaan pendapat kerap terjadi, dan itu pula yang menjadi pemicu utama proses perceraian yang kini berlangsung.

Hal ini diungkapkan kuasa hukum Teh Ninth, Iwan Setiawan, menjawab pertanyaan hakim tentang salah satu penyebab retaknya hubungan pasangan yang dulunya dikenal sangat harmonis itu. Iwan mengatakan, secara pasti dirinya tak bisa mengungkapkan penyebab perceraian Aa Gym dan kliennva. Hanya saja, ungkapnya, salah satu hal mendasar yang membuat ter jadinya perceraian adalah ketidak keharmonisan dalam rumah tangga kedua pihak.

Selain itu, sudah banyak perbedaan pendapat antara Teh Ninih dengan Aa/ katanya. Kondisi ini, ujar Iwan, membuat Teh Ninih hanva bisa pasrah menghadapi kenyataan siuminva itu ternyata mengajukan gug-.ir.ui cerai. Kalau sudah tidak harmonis dan banyak perbedaan di dalam rumah tangga, mau apalagi?” tegas Iwan setengah bertanya. Iwan menerangkan, perbedaan pendapat dan ketidakharmonisan di dalam rumah tangga kliennya sudah terjadi sejak diu tahun belakangan ini. Meski sceara tak langsung mengatakan keduanya sudah pisah ranjang, tapi Iwan membenarkan mereka sudah tak satu rumah. Memang tidak satu rumah, hanya saja kedua rumah mereka berdekatan, jelas Iwan.

Sekadar membuka catatan. Aa Gym menikah) Teh Ninih pada 1937. Pasangan ini dikaruniai tujuh anak, yakni Ghaida Tsuraya, Muhammad (Shed Al Ghifan, China Raudhatul Jannah, Ghaitsa Zahira Shofa. Ghcfira Nur Fatimah, Ghara Muhammad .Al-Ghazali, dan Ghcriya Rahima. Pada November 2006, Aa Gym menikah] und.! beranak Ciga, .Alfarini Eridani atau akrab disapa Teh Rini. Dari istri keduanya ini Aa Gym dikaruniai satu putra.

Pernikahan Aa Gym dengan Teh Rini saat itu menjadi pemberitaan yang sangat ramai di media massa. Sebelum menikah! Teh Rini, hubungan Aa Gym dengan Teh Ninih sangat harmonis. Bahkan, kehidupan rumah tangga pasangan ini menjadi panutan banyak jamaah. Aa Gym dan Teh Ninih yang berwajah teduh selalu kompak saat menyampaikan materi pengajian. Keduanya pun saat itu menjadi idola keluarga sakinah.

Sedang umrah

Pada sidang kemarin. Aa Gvm hanva diwakili kuasa hukumnya, Jaenal. Sedangkan Teh Ninih diwakili Iwan Setiawan. Sidang perdana cerai ulak dari pemohon Aa Gym kepada istri pertamanya itu hanya berlangsung sekitar 10 menit, lantaran agenda sidang hanya diisi dengan pemeriksaan kelengkapan berkas pemohon dan termohon serta pemerik-saan identitas kedua pihak.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Acep Saiffudinitu temvju nama belakang atau nama keluarga .Aa Gym tertulis tak sama alias berbeda di dalam berkas yang diterima hakim dengan yang ada di tangan kuasa hukum Aa Gym. Di dalam berkas hakim, tertulis nama lengkap Aa Gym adalah Yan Gymnastiar bin Engkus Kuswara. Saat dikonfirmasi kepada kuasa hukum soal nama itu, Jaenal menjawab tidak sesuai. Yang benar adalah bin Engkus Abdullah, kata Jaenal yang meminta perbaikan atas nama ditunda hingga agenda berikutnya.

Upayakan damai

Dalam sidang icu. Ketua Majelis Hakim mengatakan, meski sidang perdana sudah dimulai, tapi pihaknya akan terus mengupayakan perdamaian antara pihak pemohon dan termohon. Acep juga meminta, agar masing-masing kuasa hukum mengupayakan jalan damai bagi kliennya masing-masing klien. Kepada kedua kuasa hukum saya minta agar bisa mengupayakan jalan damai kepada kedua belah pihak, meskipun sidangnya sudah dimulai, kau Acep.

Oleh karena itu, Acep meminta kesanggupan masing-masing kuasa hukum untuk bisa menghadirkan Aa Gvm dan Teh Ninih dalam sidang kedua nanti yang akan digelar pada Selasa, 3 Mei 20U. Saudara pengacara pemohon dan termohon, apakah sanggup menghadirkan keduanya secara prinsipal pada sidang kedua nanti? Saya harapkan keduanya bisa hadir untuk upaya perdamaian, ujar Acep yang langsung disanggupi kedua kuasa hukum.

Saat ditanya alasan masing-masing tidak hadir, Jaenal menjawab bahwa Aa Gym saat ini sedangmelaksanakan ibadah umrah. Menurutnya, diperkirakan pekan depan yang bersangkutan sudah kembali ke Tanah Air. Jika minggu depan sudah pulang, inau .MLih alan saya hadirkan, janji JaenaL Sementara kuasa hukum Teh Ninih berkilah, kliennya tak hadir karena ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.

Seperti diberitakan sebelumnya. Aa Gym mengajukan cerai atas istri pertamanya ke PA Bandung. Permohonan gugat cerai masuk ke dalam daftar register kantor PA Bandung tanggal 14 Maret 20U. Gugatan cerai itu tertuang dalam buku register PA Bandung dengan Nomor perkara gugatan SJ5/pdt-g/2OU/PA-bdg. Adapun domisili kedua pihak. Aa Gvm dan Teh Ninih, tercantum dalam dua alamat yang berbeda. Di buku register tertulis, .Aa Gym sebagai pemohon beralamat di Jalan Gcgerkalong Girang No 32 B RTrtW 01/06, Kelurahan Isola Kecamatan Sukasari. Sementara Teh Ninih di Jalan Gcgerkalong Girang No 3$ RT RW 01/08, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari.

Anak dan haru

Menurut Iwan, anak-anak kedua belah pihak tak mempermasalahkan dan mengambil sisi netral dengan apa yang dialami orangtua mereka. Mereka bersedia ikut siapa saja. Masing-masing pihak diberikan keleluasaan mengunjungi anak .maknva. Setahu saya, anak-anak mereka tidak masalah. Mau ikut bapak boleh, mau ikut ibu juga boleh, ujar Iwan. Iwan mengakui, sejauh ini belum dibicarakan tentang hak asuh anak-anak. Demikian juga soal pembagian harta gono-gini. dnAribunjabar

Entitas terkait

Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *

*
*

%d blogger menyukai ini: